Buku ini menghadirkan perspektif baru dalam pengelolaan pertanian modern melalui pemanfaatan potensi biologis perairan dengan pendekatan environmental DNA (eDNA) dan peran strategis Bakteri Asam Laktat (BAL), diawali dengan pemahaman bahwa air bukan sekadar media fisik, melainkan sumber informasi biologis yang kaya, di mana eDNA memungkinkan identifikasi jejak organisme dalam ekosistem perairan tanpa isolasi langsung sehingga membuka peluang pemetaan keanekaragaman mikroba yang berkontribusi pada kesuburan tanah dan kesehatan tanaman; selanjutnya buku ini mengulas konsep eDNA dari tingkat molekuler hingga komunitas serta mengaitkannya dengan fungsi BAL dalam agroekosistem sebagai peningkat kualitas tanah, perangsang pertumbuhan tanaman, dan penjaga keseimbangan mikrobioma, dilengkapi dengan pendekatan praktis berupa alur kerja dari pengambilan sampel air hingga pemetaan mikrobioma serta strategi integrasi data eDNA dengan isolasi mikroba hidup untuk menghasilkan produk hayati; pada bagian akhir, buku ini menyoroti pemanfaatan BAL sebagai biofertilizer, biostimulan, dan agen biokontrol dalam pertanian berkelanjutan, sekaligus membahas peran air sebagai infrastruktur biologis dalam sistem irigasi dan akuaponik, termasuk aspek standar, keamanan, dan roadmap implementasi, sehingga menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dalam mengembangkan pertanian berbasis ekologi dan bioteknologi masa depan.
|
Penulis |
: |
|
|
|
ISBN |
: |
|
|
|
Terbit |
: |
Maret 2026 |
|
|
Ukuran |
: |
14.8 x 21 |
|
|
Tebal |
: |
129 Halaman |
|
|
Kertas |
: |
HVS |